عَنْ أَبِي ذَرٍّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ لِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ. رواه مسلم
Dari
Abi Dzar r.a, berkata: “ Rasulullah Saw bersabda:
“Janganlah kamu
meremehkan kebaikan sekecil apapun, sekalipun engkau bertemu saudaramu dengan
wajah yang berseri” (HR. Muslim no. 6637)
Perawi
hadits:
Abu Dzar R.A adalah termasuk kalangan sahabat yang zuhud dan dari kalangan
muhajirin, masuk Islam sejak awal dan kisah-kisah hidupnya banyak sekali. Ia
meninggal pada tahun 32 Hijrah pada masa khilafah Utsman r.a.
Makna
Secara Umum:
Hadits ini membimbing kita bahwa
selayaknya bagi seorang muslim tidak meremehkan apa yang dalam pandangan syar’i
baik untuk dikerjakan. Dan seseorang hendaknya menjumpai teman-temannya dengan
berseri, gembira dan senyuman sebab lahiriyah manusia merupakan tanda batinya
maka menjumpai saudara dengan seperti itu dapat memberikan rasa cinta dan
gembira kepada mereka.
Faedah
yang dapat diambil dari Hadits:
- Tidak boleh meremehkan kebaikan sekalipun sesuatu yang ringan
- Menggunakan kelembutan dan keceriaan ketika bersama teman
- Anjuran kepada hal-hal yang dapat menguatkan ikatan persaudaraan Islam
- Keceriaan di hadapan saudaramu merupakan kebaikan.
Komentar
Posting Komentar
Nama :
Komentar :
Saran :
Solusi :