HADITS KE-4: DIANTARA ETIKA MAKAN DAN MINUM

عن عمر بن سلمة قال : كُنْتُ فيِ حِجْرِ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَكَانَتْ يَدِي تَطِيْشُ فيِ الصَحْفَةِ ، فَقَالَ ليِ يَا غُلاَم سَمِّ اللهِ وَكُلْ بِيَمِيْنِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيْكَ. رواه مسلم  
Dari Umar bin Abi Salamah berkata: “Dulu aku berada dalam didikan Rasulullah صلي الله عليه وسلم, adalah tanganku berpindah-pindah pada piring makan. Maka beliau bersabda padaku:
“Wahai anak, bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang di dekatmu” (HR. Muslim no. 5221)
Perawi  Hadits :
     Dia adalah Umar bin Abi Salamah رضي الله عنهما yang dididik di rumah Rasulullah صلي الله عليه وسلم, dilahirkan pada tahun kedua hijrah, dan pernah diangkat Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه untuk  memerintah di Bahrain. Wafat di Madinah tahun 83 H.
Makna Hadits secara umum:
     Dalam hadits ini terdapat petunjuk agar menyebut Nama Allah sebelum makan dan dengan tangan kanan dan menunjukkan akan haramnya makan dan minum dengan tangan kiri. Karena hal itu perbuatan dan perilaku syetan. Sedangkan seorang Muslim diperintahkan untuk menjahui cara-cara orang-orang yang fasik lebih-lebih dari syetan. Nafi’ telah memberikan tambahan: dalam hal mengambil  dan memberi. Demikian pula seorang muslim hendaknya makan dari makanan yang terdekat darinya.
Faedah yang dapat diambil dari Hadits:
  1. Disyariatkan menyebut nama Allah sebelum memulai makan
  2. Jika lupa untuk mengucapkan basmalah di awalnya hendaklah mengucapkan “Dengan nama Allah di awalnya dan akhirnya”
  3.  Jika anda makan, maka makanlah dengan tangan kanan. Dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanan juga
  4.  Mengucapkan “ Al-Hamdulillah “ setelah selesai dari makan dan minum
  5. Jika anda duduk untuk makan, maka makanlah yang dekat dari anda.



Komentar